menembus dingin pekat malam
sesekali terdengar letusan dan aroma mesiu
apakah kamu bisa rasakan kekhawatirannya?
saudaranya telah mati menjelang siang tadi
sementara dua anaknya menari sendu dalam benak
di dalam perangkap kayu yang biadab
tak pernah memberi ampun pada korbannya
bukan
ini bukan dunia yang diceritakan padanya
dari moyang orang tuanya dahulu
hidup berdampingan menjaga alam
dengan makhluk sempurna sebagai imam
bukan
ini bukanlah mimpi
karena jika benar aku akan bangun lebih pagi
ini adalah ketamakan
meski bangsa kami tidak tahu apa artinya
tanah kami hutan kami
bahkan aroma rumput kami
semuanya terampas dan kami terhempas
kuharap semuanya akan berakhir
walau mungkin aku saksi yang terakhir
menjadi primata yang tersisa
menikmati indahnya belantara Indonesia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar